Senin, Juli 26, 2010

Moms Afternoon: Let's talk about passion

'oleh rina susanti

Tulisan ini adalah oleh-oleh dari kopdar dan talk show majalah Ayahbunda tgl 9 juli yang lalu di Plaza Indonesia.


Tidak seperti biasanya, kopdar dan talk show majalah Ayahbunda kali ini tidak membicarakan soal si kecil tapi soal bunda. Bicara soal me time nya bunda, menikmati diri sendiri di tengah kesibukan sebagai bunda, istri sekaligus pekerja (untuk bunda bekerja). Pembicaranya adalah Rene Suhardono, seorang CareerCoach dan penulis buku dengan judul agak provokatif; ‘Your Job is not Your Career’ ( lebih lanjut mengenai Rene Suhardono bisa dilihat di http://www.passionoutloud.com/aboutrene) dengan moderator mbak Andi dari majalah Ayahbunda.

Pilihan dress code ‘sentuhan merah’ sepertinya cock dengan suasana sore itu; semua bunda nampak semangat dan termotivasi untuk menemukan dan mengembangkan passionnya menjadi ‘sesuatu’ yang bukan sekedar ‘enjoy’ .

Apa sich passion? Passion adalah sesuatu yang diminati dengan amat sangat dan selalu ingin dilakukan walaupun tidak memberi keuntungan secara material (uang). Namun yang lebih penting passion menyangkut misi yang sepenuhnya disadari bahwa kita masing-masing diciptakan sang pencipta dengan alasan tertentu. Berkontribusi pada sesama, lingkungan dan dunia.

Untuk membedakan ’ini passion saya ‘ dan ‘merasa ini passion saya’ sangat mudah, caranya tanya 10 orang teman disekeliling bunda dan tanyakan apa sich saya? Jika jawaban kesepuluh orang tersebut menjawab tidak tahu artinya bunda hanya merasa punya passion padahal belum menemukan passion bunda sebenarnya.

Walaupun tidak selalu, adakalanya passion berhubungan dengan hobi. Sesuatu yang amat sangat diminati dan dinikmati. Memasak, menulis, mendesain dan lain-lain, tapi yang pasti ketika bunda melakukannya merasa menjadi diri sendiri.   Tapi bisa pula passion bunda adalah pekerjaan bunda.

Berikut adalah beberapa pertanyaan para bunda perihal passion, yang bukan tidak mungkin sama dengan pertanyaan para bunda yang lain.

Bagaimana jika bunda sangat mencintai pekerjaan bunda tapi ingin juga dekat dengan keluarga? jawaban Rene cukup provokatif, ‘If you can’t change the solution why don’t you try to change the problem’. Artinya kenapa tidak mencoba membalikkan keadaan dengan melakukan pekerjaan di atau dari rumah? Rene mencontohkan kini banyak orang (terutama di negara maju) melakukan pekerjaan kantor di rumah dengan memanfaatkan teknologi karena sebuah konsep atau ide bisa dikirimkan melalui email.

Merasa passion bunda adalah sebagai ibu sekaligus istri karena menikamati kedua peran tersebut? Kedua peran tersebut adalah kepercayaan dari Allah swt. Definitely passion is not ‘have to’. Menjadi bunda bekerja atau ibu rumah tangga adalah pilihan.

Bunda sudah merasa punya passion (misal suka memasak, menjahit atau berwirausaha) tapi orang terdekat (suami tidak mendukung)? Komunikasikan dengan bahasa cinta 

Merasa tidak punya waktu melakukan passion karena kesibukan, entah mengurus keluarga atau sekaligus pekerjaan kantor? Be mindful with your mind. If you think can or can’t you’re right! Think less-feel more.

Ketika bunda memutuskan pindah ke kuadran entrepreneur (untuk mengembangkan passion, misalnya) apa yang perlu dipersiapkan? Persiapan terbaik adalah memahami diri sendiri karena entrepreneur adalah pilihan bukan trend.

So, what’s your passion, moms?

Embrace your passion, live a life of action, built our nation (Rene Suhardono).

1 komentar: