Jumat, April 13, 2012

Hari-Hari ketika si Kecil Sakit


Judul buku      : Diary Bunda: Ketika Buah Hati Sakit
Penulis             : Antologi dari 68 Bunda
Penerbit           : Indie Publishing
Tahun              :  2012
Hal                  : 364 halaman
Harga              : 48 ribu

Hari-Hari ketika si Kecil Sakit
review by rina susanti

Bisa dibayangkan sakitnya hati ini ketika mengetahui obat yang sudah dikonsumsi si kecil selama 1 tahun ternyata bukan obat yang seharusnya dikonsumsi karena hasil pemeriksaan  dokter berikutnya, si kecil tidak mengalami sakit yang didiagnosa selama ini.  Tentu hati si kecil harus bekerja ekstra memproses obat itu terlebih obat yang dikonsumsinya tergolong antibiotik yang cukup besar. Berutunglah karena pertolongan yang mahakuasa, tubuh si kecil cukup kuat sehingga tidak menimbulkan efek serius. Itu adalah kisah pertama dari 68 kisah dalam buku ini yang menuturkan kisah ketika si kecil sakit. Kisah yang dituturkan bundaVincensia Naibaho perihal buah hatinya Glenn.

Bunda Vincensia tidak sendiri, beberapa bunda mengalami hal serupa, si kecil salah didiagnosa dokter. Kesalahan yang bisa berakibat sangat fatal jika terus berlanjut. Salah satunya bunda Nurhayati. Bayinya didiagnosa radang otak namun setelah di lakukan CT-scan ternyata pembuluh darah di otaknya pecah dan itu bisa ditangani.

Dokter adalah manusia biasa yang tidak sempurna, yang memiliki peluang melakukan kesalahan tanpa di sengaja terlebih karena beberapa penyakit memiliki gejala yang serupa. Seperti misalnya alergi,  beberapa alergi menunjukkan gejala cukup parah, tidak sekedar ruam di kulit tapi sesak nafas atau muntah-muntah yang kemungkinan dokter salah mendiagnosa.

Di sinilah diperlukan sikap kritis pasien. Sebagai seorang bunda kita harus percaya pada insting yang kemudian dibuktikan dengan diagnosa orang ahlinya, dalam hal ini dokter anak. Namun begitu, jangan ragu untuk mencari second opinion ketika ternyata diagnosa dokter membuat bunda ragu. Jangan malas pula memanfaatkan buku, majalah dan internet untuk mengetahui dan membekali diri dengan pengetahuan seputar sakit si kecil. Atau sharing dengan bunda lain. Dan yang tidak kalah penting tentu saja doa dengan kepasrahan pada sang Pemilik semua mahluk. 

Dari kisah-kisah dalam buku ini pun pembaca jadi pengetahui beragam penyakit yang kerap menjangkiti si kecil. Dari penyakit yang ringan sampai cukup berat. Deman, batuk pilek, diare, yang berhubungan dengan paru-paru dan alergi. Kisah yang memungkin bunda yang membaca buku ini memiliki pengetahuan baru serihal gejala dan penanganan pertama jika si kecil mengalami sakit tersebut.

Kisah para bunda menghadapi si kecil sakit di  negeri orang memberi pengetahuan baru jika suatu saat kita mengalami hal serupa. Berikut pengetahuan bahwa ada beberapa penyakit yang disebabkan oleh virus yang tidak terdapat di negeri kita atau sebaliknya hal ini tergantung kondisi cuaca (suhu, kelembaban dll) sebuah negara. Itu sebabnya jenis imunisasi yang dilakukan di setiap negara tidak persis sama.

Tidak bisa dipungkiri hampir semua bunda diterjang rasa panik ketika menghadapi si kecil sakit. Kepanikan yang jika tidak terkendali malah akan menghambat proses pengobatan si kecil. Disinilah diperlukan kepasrahan pada yang kuasa dan menggantungkan sepenuhnya usaha yang telah dilakukan pada doa. Tiada kesembuhan selain kesembuhan dari-Nya.

Buku yang benar-benar sarat makna dan pembelajaran untuk para bunda, terutama bunda baru seperti saya.

Buku ini dibagi dalam 11 bab. Pembagian bab berdasarkan thema tulisan para bunda saat menghadapi si kecil sakit. Setiap kisah tidak terlalu panjang dan variatif antara kisah satu dengan kisah lainnya sehingga bunda yang membaca tidak bosan dan bisa berhenti membaca untuk mengambil jeda di manapun. 

Layout dalam buku cukup menarik. Sederhana dan bersih. Kertasnya ringan sehingga walaupun tebal tidak terlalu berat untuk dibawa dalam tas dan dibaca saat menunggu.
Buku ini bisa dibeli via email saya rina_fam@yahoo.com dengan harga diskon. (nyambi ceritanya hehehhe)




1 komentar:

outbound malang mengatakan...

kunjungan gan.,.
bagi" motivasi.,.
Orang miskin bukanlah seseorang yang tidak mempunyai uang,
tapi ia yang tidak memiliki sebuah mimpi.,
di tunggu kunjungan balik.na gan.,.,

Posting Komentar