Jumat, Januari 23, 2015

@Tentang Anak


Judul Buku          : Tentang Anak  
Penulis                 : Joko Dwinanto
Penerbit              : Noura Books
Tahun                   : November 2014
Hal                          : 227
ISBN                      : 978-602-1306-68-0

Tentang Anak

Berbicara tentang anak-anak tak akan pernah habis. Tingkahnya yang lucu, menggemaskan, penuh kejutan cerdas sekaligus menuntut kesabaran lebih. Mereka tengah berproses dan membutuhkan bimbingan Ayah dan bunda. Ya, bukan hanya Bunda juga Ayah. Karena ada pembelajaran dari sosok Ayah yang tidak bisa di gantikan Bunda. Sebut saja misal ketegasan, perasaan rasa aman,  dilindungi dan tanggung jawab. Kehadiran Ayah mendampingi tumbuh kembang membuat anak belajar arti tanggung jawab terhadap keluarga.

Kesibukan dan kemacetan yang menghabiskan waktu sekian jam di perjalanan pulang pergi kantor, biasanya menjadi alasan para Ayah  tidak  miliki waktu dengan anak-anak. Padahal kelak, sedikitnya waktu yang dihabiskan dengan anak-anak adalah salah satu dari sekian banyak hal yang kerap di sesali para orangtua saat anak-anak mereka dewasa. Menyesal tidak bermain bersama anak, menyesal tidak mendorong anak untuk memiliki hobi tertentu, menyesal tidak menikmati jalan-jalan bersama anak, menyesal tidak pergi berlibur bersama-sama dsb (hal 53).

Salah satu cara mensiasati waktu yang terbatas agar berkualitas dengan anak-anak adalah, letakkan gadget saat di rumah dan fokuskan perhatian pada anak-anak.

Selain waktu, tantangan terbesar orangtua masa kini adalah keberadaan tv dan games termasuk di dalamnya game online. Beberapa games atau film yang mengandung unsur kekerasan di kemas secara halus dan dalam konteks anak-anak sehingga baik orangtua maupun anak tidak menyadari bahayanya. Berdasarkan sebuah penelitian di Inggris yang di paparkan dalam buku ini membuktikan, games yang mengandung kekerasan membuat anak menjadi terbiasa dengan perilaku kekerasan dan tidak peduli terhadap kesulitan orang lain (hal 96). Begitupun tayangan tv, sebaiknya orangtua mengontrol game dan TV yang di tonton anak-anak dan membatasi waktunya.

Sebaiknya ada banyak hal positif mendekatkan anak dengan buku. Hanya butuh waktu sekitar 15 menit untuk membudayakan kebiasaan membacakan buku. Hanya dengan bermodalkan buku dan kemauan yang kuat dari orangtua (hal 104).

Sebenarnya, setiap orangtua sudah dibekali naluri, bagaimana membimbing dan mendidik anak. Namun ada kalanya mengandalkan naluri saja tidak cukup, karena saat berhadapan dengan anak dengan perilakunya yang berubah-rubah dan sifat egonya yang masih dominan, sering memancing emosi negatif orangtua. Pada saat yang sama, adakalanya orangtua di dera stress dengan atau tanpa disadari, entah karena pekerjaan di kantor atau masalah lain. Tanpa pemahaman yang cukup mengenai karakter anak pada setiap rentang usia alias hanya mengandalkan naluri saja, besar kemungkinan para orangtua lebih mudah terpancing emosi negatifnya saat mendidik mereka.

Tanpa pemahaman yang baik mengenai anak juga dapat menjebak orangtua dalam pola asuh salah tanpa disadari. Sepertinya misalnya, sikap terlalu memanjakan dan selalu membantu anak saat ia tengah berproses belajar. Sikap yang justru akan menghancurkan anak di masa depannya karena anak tumbuh menjadi pribadi yang tidak kokoh dan tidak mandiri. Ada saatnya anak benar-benar perlu di tuntun ada saatnya orangtua hanya bertugas menjadi fasilitator dan pembimbing.

Di sinilah pentingnya para orangtua belajar ilmu mengenai pengasuhan. Beberapa orangtua menganggap belajar ilmu pengasuhan itu ribet, menjelimet karena harus ini itu sehingga memilih mengandalkan insting saja.

Padahal Parenting is supposed to be fun! Membaca buku tentang anak yang ditulis Joko Dwinanto  ini  memang terasa kalau mengasuh anak itu sesuatu yang menyenangkan selain  gaya bahasanya yang santai, juga disajikan dengan lucu, jujur dan simple, membuat jarak dengan pembaca dekat. Hal lain yang berbeda, ditulis dalam perspektif seorang Ayah. Tulisan-tulisan dengan tema Ayahnya terasa lebih mengena, seperti di bab lembur, lelaki sejati, peran ayah dan ketika kau merokok.

Buku ini merupakan paparan dari tweet akun TentangAnak milik penulis. Tidak hanya soal mendidik anak, buku ini juga mengangkat isu-isu yang selalu hangat di antara para orangtua seperti hubungan menantu dan mertua, babyblues, sufor vs UHT dan masih banyak lagi.

Di bagi dalam bab-bab pendek sesuai tema, dipaparkan dengan singkat dan padat. Cocok untuk para orangtua yang merasa sibuk tak ada waktu untuk membaca.


Saat anda sudah menjadi orangtua, tak ada pilihan lain selain belajar memahami dunia anak-anak dan membimbing mereka.

2 komentar:

Joq mengatakan...

Terimakasih buat reviewnya mba Rina..

cynthia chaniago mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

Posting Komentar